Apanya yang Telanjang?


Di atas adalah pertanyaan standar yang terlontar manakala orang pertama kali membuka blog ku ini.

Sesungguhnya A
Naked Truth.... adalah sebuah jurnal yang memuat segala aspirasiku tentang kehidupan (yang baik dan buruk).

Mungkin bisa berguna buat orang lain, mungkin pula tidak. Mungkin menarik untuk dibaca, mungkin pula tidak. Apapun itu dan bagaimanapun reaksi orang setelah membacanya, ini hanyalah kumpulan pemikiranku tentang berbagai hal.

Jurnal ini menjadi semacam katarsis dan katup pengaman dalam me-manage emosi dan uneg-uneg ku.

Mohon maaf atas segala kekurangannya. Juga atas judulnya yang sedikit mengundang (karena kata dan judul Naked tersebut..). Maaf, tidak seperti ekspektasi sebagian orang, Blog ini tidak memuat ketelanjangan (nudity) fisik tapi hanya ketelanjangan pikiran (mental) semata, maka itu diberi nama "A Naked Truth" (Sebuah Kebenaran yang Telanjang).....



What s naked?

A
bove is a typical question uttered when a new reader walk into my blog.

Matter of factly A Naked Truth.... is merely a personal journal comprises my aspirations and inspirations on life (The good and the ugly truth of it).

It may be useful or not for the readers. It may be attractive or dull to the audiences. For what that may be, no matter what people responses, this is only a collection of my thoughts on many things.

It simply a catarcist and safe valve in order to manage my emotions and psychological turmoils.

So sorry for the weakness and shorts, and so for the intriquing title. Not as many expected, there is no nudity or pornograhic images placed here but mentally stripped thoughts in jotting down posting. That's why I call it A Naked Truth.


In Flesh and blood :

Read Also My Other Naked Truth :

Wednesday, April 16, 2008

An event seen through various point of view


I saw Pete Travis' "Vantage Point" last night : it was awesome! Surely there is nothing new about "The assasination of US President" theme but it was the way the event depicted that stunned me. An assemble of Top stars : Dennis Quaid, Mathew Fox, Forest Whitaker definitely enhanced and characterized the movie. What inspired me the most is that when you see a single event you should consider that there are tons of angle (points of view) involved. In other words, do not see an occurence merely from one single point of view. This is what Edward DeBono and friends (Father of creative thinking) taught us for, have yourself tons of perpectives towards any problem you face!

*************
Semalam aku nonton "Vantage Point" yg disutradarai Pete Travis : Keren banget! Memang sih tidak ada yang baru dari tema "Pembunuhan Presiden US" tersebut tapi "cara penggambaran cerita" nya itu lho yang membuat aku tertegun. Sederetan casts papan atas seperti Dennis Quaid, Mathew Fox, Forest Whitaker dan penampilan khusus Sigourney Weaver teranglah memperkuat dan memberi karakter film ini. Namun apa yang paling membuatku terinspirasi adalah poin bahwa : "apabila kita melihat suatu peristiwa tunggal kita harus mempertimbangkan adanya segudang sudut pandang (perspektif). Dengan perkataan lain, jangan pernah melihat suatu kejadian semata-mata dari satu sudut pandang belaka. Paling tidak inilah yang diajarkan oleh Bapak kreatifitas macam Edward DeBono dan kawan-kawan, hadapi masalahmu dari berbagai sudut pandang!

0 comments:

What I Think of these Movies :